Secondary School

...

Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kristen Getasan berada di Getasan Kab Semarang, beroperasi sejak tahun 1978. Pendirian Sekolah ini bertujuan untuk membantu pemerintah dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa, memberi ketrampilan yang berfuna dan juga keimanan kepada Tuhan supaya anak didik dapat membangun dirinya sendiri untuk bangsa dan negara.

    Pendirian sekolah berdasarkan usulan dari kepala desa Getasan saat itu. Pada awal berdiri sekolah meminjam sebuah gedung sekolah dasar dan murid-muridnya belajar pada siang hari setalah akan-anak SD menyelesaikan kegiatan belajar-mengajar. SMP ini merupakan sekolah pertama yang didirikan di wilayah Getasan sebelum pemerintah mendirikan SMP Negeri.

    Alasan lain Yayasan Sion mendirikan SMP adalah Yayasan Sion merasa tertuntut untuk menolong masyarakat di dalam mengatasi masalah kelanjutan sekolah anak-anak mereka dengan mendirikan SMP di Kecamatan Getasan. Pertimbangan lain bahwa disekitar Getasan terdapat 35 Sekolah Dasar, sedangkan bagi mereka yang sudah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Dasar harus melanjutkan Sekolah mereka ke tempat yang jauh, seperti Salatiga atau ke Ngablak (kab. Magelang).

    Tahun 1985 Yayasan Sion membangun gedung sekolah permanen, sehingga mulai tahun 1987 anak-anak dapat belajar pada pagi hari dengan menggunakan gedung sekolah mereka sendiri.

    SMP Kristen Getasan sejak didirikannya sampai sekarang merupakan sarana bersaksi yang sangat efektif bagi gereja kepada masyaraka tentang Kasih Kristus kepada manusia dengan memberikan pelajaran dasae keagamaan yang berdasarkan Kasih Tuhan seperti apa yang tertulis di dalam kitab suci, bahkan lebih efektif dari keberadaan gereja itu sendiri. Akan sangat disayangkan bila sekolah yang mempunyai peran aktif dalam bidang kesaksian tersebut lama-kelamaan akan ditinggalkan dan dilupakan oleh masyarakat. Untuk mengatasi kemungkinan seperti tersebut diatas, maka pohak Yayasan menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, baik berupa pembiayaan maupun pembinaan, untuk bersama-sama memprtahankan keberadaan sarana kesaksian tersebut. Satu-satunya jalan untuk mempertahankan sekolah ini adalah dengan mengadakan pembenahan di segala bidang yang meliputi pembenahan fisik dan tenaga pengajar, sehingga sekolah ini akan tetap diminati masyarakt dan semakin berkembang. Dengan demikian pelayanan dan kesaksian yang selama ini dilakukan akan menghasilkan sesuatu yang indah bagi kemuliaan Tuhan. Kendala yang dihadapi Yayasan sampai saat ini adalah penyediaan dana operasional sekolah-sekolah tersebut yang cukup besar dan merupakan salah satu beban berat bagi Yayasan. Sebagai sekolah sosial tidak mungkin mengharapkan dana yang besar dari mereka yang belajar di sekolah ini, apalagi kami bekerja di lungkungan masyarakat kurang mampu. Untuk itu Yayasan selalu berharap bahwa Tuhan akan selalu membuka jalan bagi kerjasama dengan pihak lain yang terdorong untuk ikut membantu pembiayaan sekolah ini.

Daftar keadaan murid dan tenaga kerja SLTP Kristen Getasan sseperti tertulis dibawah ini:

Kalas Jumlah Siswa Jumlah Tenaga Kerja

1 68 9 Guru Tetap

2 86 4 Guru Tidak Tetap

3 55 3 Staf

Jumlah 209 16

    Menyadari bahwa tanggung jawab pemerintah yang sedemikian besar dalam bidang pendidikan dan penyediaan prasarana pedidikan di seluruh wilayah Indonesia seperti yang kami sebutkan diatas, Yayasan Sion berusaha untuk berpartisipasi dengan mendirikan sekolah-sekolah, khususnya di daerah yang tidak terjangkau oleh pelayanan pemerintah. Salah satu contoh yang lepas dar perhatian pemerintah adalah daerah-daerah terpencil, seperti desa Ngaduman, Cuntel dan Thekelan dimana pemerintah tidak mempu mendirikan sekolah mereka karena dianggap tidak mempunyai prospek yang baik.

    Didaerah lereng gunung Merbabu inilah Yayasan Sion bejuang membantu masyarakat sekitar untuk mendapatkan hak mereka akan pendidikan yang layak bagi anak-anak mereka. Adapun sekolah Dasar yang di bangun Yayasan Sion adalah:

SD Kristen Karmel I di desa Ngaduman, termasuk wilayah kerja desa Tajuk, dibangun pada tahun 1974

SD Kristen Karmel II di desa Thekelan, termasuk wilayah kerja desa Batur Getasan, dibangun pada tahun 1975

    Semua sekolah yang kami sebutkan diatas sudah menempati gedung sekolah yang permanen.